Kesehatan

Mengenal Sembelit Pada Anak dan Mengenali Cara Mengatasinya

Mengenal Sembelit Pada Anak dan Mengenali Cara Mengatasinya
Posted by bowoulankro.com

Bagi ibu-ibu, mengenal sembelit pada anak adalah suatu keharusan karena masalah buang air besar yang terganggu akan menyebabkan masalah besar kedepannya. Sembelit atau konstipasi merupakan gangguan pada frekuensi BAB dimana umumnya disebabkan karena fungsi kerja usus mengalami gangguan.

Bagi anak-anak, umumnya sembelit bisa mengganggu pada rentang usia balita dimana pada umur tersebut sang anak sudah melakukan toilet training. Sembelit memang dianggap gangguan ringan, namun bagi anak-anak ini akan sangat menjengkelkan. Anak biasanya lebih sering rewel karena tidak bisa buang air besar. Ibu harus memahami bahaya anak tidak bab seminggu.

Ketika anak sudah bisa melakukan buang air sendiri, ibu-ibu juga perlu mengawasi sang anak apakah mengalami gejala-gejala sembelit atau tidak. Mengenal sembelit pada anak memang tidak semudah ketika dewasa. Pasalnya sang anak tidak mengerti bahwa organ pencernaanya sedang mengalami gangguan.

 

Ciri-ciri Sembelit Pada Anak

Normalnya, buang air besar antara 3 hingga 5 kali selama seminggu. Namun bagi siapapun itu baik anak-anak atau orang dewasa yang mengalami sembelit frekuensi babnya bisa kurang dari 3x. Karena itu jika sang anak sudah lama tidak BAB maka sang ibu harus mulai mewaspadainya.

Pada anak-anak, sembelit bisa dilihat dari caranya buang air. Ketika sang anak jinjit kemudian jongkok dengan tumpuan tumit secara beberapa kali maka ada kemungkinan besar dia mengalami sembelit. Selain itu anak juga akan terlihat seperti “ngeden” karena kesusahan mengeluarkan BABnya.

Disisi lain, biasanya anak-anak juga akan merengek karena feses yang dikeluarkanya keras dan kering. Ini menyebabkan rasa nyeri pada bagian anus sehingga ketika anak BAB, anak lebih sering menangis. Bahkan pada kondisi yang lebih serius, sang anak bisa saja mengeluarkan darah ketika BAB.

 

Penyebab Sembelit  Pada Anak

Untuk bisa mengenal sembelit pada anak, para ibu-ibu harus mengerti penyebabnya seperti apa saja. Berdasarkan informasi dari DrZuhdy.com, bagi anak-anak mungkin ada banyak faktor penyebab karena pada dasarnya sang anak memiliki pola tingkah laku yang berbeda. Namun kebanyakan adalah karena faktor pola makan yang kurang teratur.

Bagi usia anak, makanan berserat sangat penting untuk melancarkan BAB. Karena itu asupan makanan berserat perlu diperhatikan oleh ibu-ibu. Selain itu kebanyakan anak akan menahan waktu BAB. Anak-anak memang lebih sering menahannya sehingga kotoran dalam usus akan menumpuk.

Selain itu, masalah kesehatan bawaan juga kerap menyebabkan sembelit pada anak. Penyakit hirschsprung adalah salah satu penyakit yang menimbulkan sembelit. Penyakit ini merupakan kelainan pada bagian usus sehingga sel saraf pada usus tidak bisa mendorong feses.

 

Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak

Karena pada dasarnya penyebab sembelit pada anak adalah karena pola tingkah laku, maka cara mengatasinya juga harus mengubah perilaku sang anak. Terutama perilaku menahan BAB ketika sudah waktunya keluar. Perilaku ini perlu dibiasakan sehingga kotoran tidak menumpuk di bagian usus.

Selain itu, jika melakukan BAB secara rutin, masalah kesehatan lain juga akan bisa dihindari. Masalah sembelit kerap kali disertai dengan rasa mual atau sakit perut. Ketika anak mengalami gangguan seperti ini maka anak akan lebih sering menangis.

Pola makan juga perlu diperhatikan untuk mencegah timbulnya masalah tersebut. Memberikan makanan berupa sayur dan buah-buahan secara teratur bisa membantu melunakan kotoran pada usus. Ini juga bisa membantu kerja usus sehingga lebih mudah mendorongnya keluar.

Karena itu, bagi ibu-ibu yang memiliki anak usia balita perlu memberikan pengawasan terutama ketika sang anak hendak BAB. Ini juga untuk melindungi sang anak dari gangguan lain di masa depan. Mengenal sembelit pada anak harus dilakukan sejak dini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Leave A Comment