berita

Penafsiran Sosiologi serta Objek Studinya Sosiologi Kelas 10

Posted by bowoulankro.com

Untuk kalian yang baru masuk SMA, bisa jadi kalian masih bimbang sebab seketika menemukan mata pelajaran sosiologi. Wah, pelajaran apa itu? Jika kalian bertanya penafsiran sosiologi kepada sahabat yang suka main plesetan, bisa jadi ia hendak menanggapi dengan,“ Wah, itu mah pelajaran sok sial!” Jika kalian bertanya kepada sahabat yang kelaparan, bisa jadi ia hendak menanggapi:“ Sosis apaan tadi kata lo?”

Nah, sesungguhnya apa itu sosiologi? Kemudian, apa saja yang hendak dipelajari sepanjang SMA ini ya? Secara etimologis, sebutan sosiologi berasal dari bahasa latin ialah“ socio” yang berarti kawan/ warga, serta“ logos” yang berarti“ ilmu”.

Dari mari, banyak ahli yang mendefinisikan sosiologi. Di antara lain:

EMILE DURKHEIM

Sosiologi merupakan ilmu yang memelajari fakta- fakta sosial. Ialah fakta- fakta yang berisikan metode berperan, berpikir, serta merasakan yang mengatur orang.

MAX WEBER

Sosiologi merupakan ilmu yang memelajari ikatan serta pengaruh timbal balik antara beranekaragam indikasi sosial( semacam misalnya, indikasi ekonomi, indikasi agama, indikasi keluarga, serta indikasi moral) https://voi.co.id/ .

PETER L. BERGER

Sosiologi bertujuan buat menguasai warga sehingga energi tarik sosiologi terletak pada realitas yang membolehkan kita buat mendapatkan cerminan lain menimpa dunia yang telah kita tempati sejauh hidup.

AUGUSTE COMTE

Sosiologi merupakan ilmu yang bertujuan buat mengenali warga serta, dengan pengetahuan itu, seorang bisa menarangkan, meramal, dan mengendalikan warga.

WILLIAM F. OGBURN Serta MAYER F. NIMKOFF

Sosiologi merupakan riset secara ilmiah terhadap interaksi sosial serta hasilnya ialah organisasi social.

SELO SOEMARDJAN Serta SOELAEMAN SOEMARDI

Sosiologi merupakan ilmu kemasyarakatan yang memelajari struktur sosial serta proses- proses sosial tercantum pergantian sosial.

Nah, terdapat bermacam- macam banget, kan, penafsiran sosiologi. Tetapi jangan takut, RG Squad. Secara simpel, sosiologi dapat kita anggap bagaikan“ ilmu yang memelajari tentang warga”.

Pertanyaannya merupakan, warga yang semacam apa? Bagian apa yang dipelajari dari sosiologi.“ Bagian apa yang dipelajari” ini diucap bagaikan objek sosiologi. Buat menanggapi ini, terdapat sebagian komentar para tokoh yang dapat menjawabnya:

EMILE DURKHEIM

Dari penafsiran sosiologi yang digagas Durkheim di bagian atas, kita dapat ketahui kalau sosiologi memelajari tentang fakta- fakta sosial. Contohnya, hukum- hukum yang mengendalikan tingkah laku manusia.

Baca Juga : Mengetahui Dasar-dasar Badminton

MAX WEBER

Berbeda dengan Durkheim, Webber lebih berfokus pada“ aksi sosial” yang memikirkan sikap orang lain. Semacam apa itu? Misalnya, kalian dengan terencana bawa speaker ke tengah jalur. Menyetel musik kencang- kencang, kemudian berjoget buat menarik pehatian orang lain. Itu yang diucap dengan“ aksi sosial” sebab kalian dengan terencana membuat orang lain merespon tindakanmu.

Kebalikannya, jika kalian lagi di jalur, kemudian, kala mendengar dentuman gendang dangdut, kalian refleks berjoget. Nah, itu bukan suatu aksi sosial sebab tidak berorientasi pada sikap orang lain.

C. WRIGHT MILLS

Mills berkomentar kalau buat menguasai apa yang terjalin di dunia ataupun dalam diri manusia, kita memerlukan“ Sociological imagination”( khayalan sosiologis). Dengan khayalan itu, kita bisa menguasai sejarah warga, riwayat hidup individu, dan ikatan antara keduanya.

AUGUSTE COMTE

Comte berkomentar kalau ilmu sosiologi dibagi jadi 2, ialah statika sosial serta dinamika sosial. Statika sosial merupakan sosiologi yang memelajari pola ikatan warga yang bertabiat statis( senantiasa). Misalnya, lembaga ataupun sistem hukum. Sedangkan dinamika sosial berarti sosiologi memelajari pergantian sosial dalam warga. Contohnya: globalisasi.

Leave A Comment