Sepeda telentang adalah sepeda jenis khusus dimana pengendaranya didudukkan seperti di kursi. Bagian belakang pengendara ditopang dan kaki pengendara direntangkan ke depan hingga mengayuh pedal. Mereka memberikan posisi berkendara yang sangat santai tanpa beban di pergelangan tangan. Mereka juga memberikan pemandangan alam. Sepeda telentang lebih nyaman untuk dioperasikan daripada sepeda biasa dan bagus untuk tur dan perjalanan sehari.

Desain sepeda telentang sudah ada sejak pertengahan abad ke-19. Tapi mereka menjadi populer baru-baru ini. Bergantung pada panjangnya, ada tiga jenis sepeda telentang – alas roda panjang (LWB), alas roda pendek (SWB), dan alas roda kompak panjang (CLWB). Kebanyakan dari mereka ditenagai dengan mengayuh dengan kaki. Tetapi beberapa jenis bertenaga tangan.

Sepeda telentang lebih mahal daripada sepeda lain, tetapi biayanya terus turun seiring dengan perkembangan pasar.

Sepeda telentang terutama digunakan untuk olahraga. Karena memberikan manfaat yang berbeda untuk pria dan wanita, kebanyakan dokter dan pelatih pribadi merekomendasikannya untuk orang-orang dari semua tingkat kebugaran. Mereka menawarkan Anda beberapa latihan kardio yang tidak membebani lutut dan persendian lainnya. Karena tempat duduk mereka jauh lebih besar daripada sepeda olahraga lainnya, mereka cocok untuk orang yang kelebihan berat badan. Para atlet memilih sepeda ini sebagai tantangan. Sepeda telentang mudah digunakan bahkan untuk orang dengan masalah punggung dan lutut.

Dibandingkan dengan sepeda tegak tradisional, sepeda telentang memiliki beberapa keunggulan. Kemudi dan setang mereka ditempatkan di atas jok setinggi bahu atau di bawah jok. Karena tubuh pengendara dijaga dengan nyaman dalam posisi duduk, tidak akan ada tekanan yang menggunung di tangan. Desain aerodinamis mereka membuat pengendara jarak jauh bebas dari luka sadel, ketegangan pada leher, dan nyeri pergelangan tangan.

Sepeda Telentang

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *